Friday, 9 November 2012

menjelajah BANYUWANGI

Ahh super late post niiihhh!!

Saya mau nyeritain perjalanan saya bersama beberapa teman saya ke Teluk Ijo, Banyuwangi. Udah basi banget sebenernya, tapi ini perjalanan yang cukup berkesan buat saya. Perjuangannya men! Udah berasa jadi Bung Tomo yang memekikkan kalimat MERDEKA ATAU MATI. Hahaha. Entahlah untuk mengisi liburan apa kala itu, tanggal 25 Oktober 2012 kami memutuskan berlibur ke Banyuwangi. Ide pergi menuju ke Teluk Ijo ini dicetuskan oleh drg. FX. Ady Sp. Prosth pada saat saya dan Yulia menempuh klinik Prostho. Dari cerita drg. Ady kami langsung jatuh hati. Efek aura dosen pintar ini.

Kami siap menjelajahi Banyuwangi menuju Teluk Ijo. Beranggotakan 5 lelaki dan 5 perempuan kami berangkat pukul 09.00 WIB dari Jember. Perjalanan panjang dimulai, Bismillah :). Brum brum bruuummmm..

kita udah kece belum?!
Entah ini kami yang lambat atau Banyuwangi yang posisinya bergeser menjauhi Jember, kami baru tiba di pertengahan kota Banyuwangi itu pukul 13.30. Dari panduan GPS Teluk Ijo berada di ujung timur Banyuwangi. Perjalanan masih panjang sodara! Boyok sudah terkoyak hebat. Ini gegara motornya Faliq yang posisinya tidak ergonomis *sigh*. 

Tiba-tiba saya teringat sesuatu, SAYA GA BAWA CELANA CADANGAN. Astaga, bagaimana nasib saya kalo celana ini kebasahan?! Astaga astaga astagaaaa. Pikiran saya kemana-mana. Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 dan kami belum menemukan titik terang Teluk Ijo. Kami mulai frustasi. Terutama saya, karena lagi dan lagi boyok saya sodaraaa dan celana yang ketinggalan. Eergggghhh. Eh tapi kami dapat kejutan pantai di tepi jalan. Namanya Pantai Rajegwesi.
Pantai Rajegwesi
Di Pantai Rajegwesi ini kami memperoleh informasi bahwa Teluk Ijo sudah dekat posisinya. Namun menurut warga sekitar kami tidak bisa menginap karena di Teluk Ijo tidak terdapat penginapan. Kami disarankan untuk bermalam di Sukamade. Esok hari setelah bermalam di Sukamade, pagi – pagi benar kami berangkat ke Teluk Ijo. Sukamade merupakan wisata pantai yang dilengkapi dengan penginapan namun letaknya lebih jauh dari Teluk Ijo. Jadi kami hanya melewati pintu masuk Teluk Ijo saja. Kemungkinan meilhat Teluk Ijo hari ini pupus karena hari semakin menggelap. Jam menunjuk angka 17.34.

ini rute yang bakal kami tempuh
Baiklah, kami melanjutkan perjalanan menuju Sukamade. Dan Sukamade masih 2 jam perjalanan lagi. Yak opo lek aku mumbul ae. Boyok boyoook. Ditengah perjalanan menuju Sukamade, Faliq mengalami dimensia dimana Faliq yang badannya tidak cukup besar kehilangan kemampuan mengendalikan motornya yang berukuran besar dan memuat perempuan yang cukup besar juga. Akhirnya kami terjerembab dengan manisnya ke got berbatu. Vebri dan bosgeng dengan sigap datang membantu saya dan Faliq yang tidak berdaya. Daaaan ternyataaaaa celana saya yang hanya ada satu SOBEK BESAR di dengkul. Ya Tuhaaaaan. Ampuni hambaaa.

iki sing mbok delok kali rek! kita menyebrangi sungaaaiii :o

Setelah menempuh perjalanan ekstrem semacam foto di atas pukul 19.00 kami tiba di resort Sukamade! Uyeeeee!! Saya dan beberapa teman sempat mengalami jatuh bangun tak jelas arah karena jalanan full berbatu. Kalopun tidak berbatu, kemungkinan besar rawa-rawa. Cetar membahana Indonesia Raya Merdeka. Setelah meletakkan segala perabotan di resort seharga 100rb/kamarnya, kami menuju kantin dan menikmati menu makan malam andalan anak kos. INDOMIE.
yuk mari makan!
Pukul 21.00 kami diajak oleh bapak pemandu dari Sukamade untuk wisata penyu. Jadi kami berjalan kaki menuju pantai Sukamade dan menanti kedatangan penyu dengan ukuran super besar menepi untuk bertelur atau mengecek telur yang sudah mereka kubur beberapa waktu yang lalu. Disinilah kesabaran sebagai manusia diuji. Kami menunggu dipinggir pantai dan tidak tahu kapan penyu super besar itu datang karena selama bertahun-tahun tidak dapat ditentukan biasanya penyu datang pukul berapa. Pukul 23.00 udara dingin mulai menyergap, kutu-kutu pasir menyerang, dan saya KALAH! dengan kondisi gegarukan saya bersama Faliq, Sita, dan Fahmi memutuskan kembali ke resort. Teman-teman yang lainnya masih kekeuh nungguin penyu unyu super besar itu.

oleh-oleh foto dari teman-teman yang hatinya begitu teguh menanti penyu
Setelah cukup beristirahat, keesokan harinya kami memutuskan untuk ke pantai Sukamade lagi karena semalam kami datang tidak dapat menikmati pemandangan saking gelapnya. Selain itu kami juga berjalan-jalan di sekitar resort, kamar-kamar penetasan penyu. Banyak tukik dengan berbagai species. Lucu-lucu sekali dan ini membuat anak-anak gatel untuk berfoto-foto bersama tukik :D

Pantai Sukamade
Indukan penyu produk gagal
tempat penetasan telur-telur penyu
tukik tukik super unyu
Pukul 10.00 kami meninggalkan resort Sukamade menuju TELUK IJO! Tujuan utama kami dari kemaren yang belum kami temui hingga hari ini. kami semacam di PHP oleh Teluk Ijo karena kami tidak segera dipertemukan dengan alamnya yang cantik. Haha. Baiklah kami siap menempuh perjalanan yang kemaren telah merobek-robek celana satu-satunya milik saya! *asline jiper* haha. Pukul 11.30 kami tiba di pintu gerbang menuju Teluk Ijo. Kami masih harus berjalan kaki sejauh 1,5 km lagi. Bagaimana? Masih pada mau kesini? Haha. 

papan petunjuk pematah semangat umat manusia
Dengan semangat 45 kami berjalan menyusuri jalan setapak yang penuh dengan tanaman salak berduri di kanan dan kirinya. Sungguh menyiksa. Saya sudah tertancap duri salak berulang kali karena oleng dan pegangan yang tersedia hanya batang salak penuh duri itu. biadab sekali segala bebatangan di perjalanan ini. menyebalkan! Kami disambut pantai Batu Permintaan. Pantai ini sempat membuat kami galau.

Pantai Batu Permintaan

“Ini tah Teluk Ijo itu?!”
“tapi di foto ga gini deh”
“kayanya bukan deh”
“iya deh kayanya bukan”

setelah bertanya-tanya pada teman-teman yang juga tidak tahu jawabannya kami memutuskan untuk terus berjalan .. hinggaa .. jauuuhhh .. jauuuuh .. darimu .. #slankers abis. Akhirnya penantian panjang kami berbuah sangat MANIS.


Teluk Ijo


si abang nyebur dari tebing
pada gegulungan kaya ikan dugong nih anak-anak
karena disana tidak ada kamar mandi, inilah jadinya ketika mau berganti pakaian :))


Teluk Ijo begitu memukau. Bagus. Alamnya belum terlalu banyak dijamah, jadinya ya masih sangat cantik. Terima kasih Teluk Ijo untuk segala keramahannya karena sudah mau kami jamah. Terima kasih untuk pemandangan yang luar biasa keren. Terima kasih untuk pasir putih yang terbentang begitu luasnya. Terima kasih untuk air laut yang warnanya super cantik. Dan terima kasih untuk membuat kami menyatu, berkumpul, menyambangi cantiknya pesonamu :)

No comments:

Post a Comment