Sunday, 6 May 2012

my little monster

halo, assalamualaikum!

lama sekali saya engga pernah cerita tentang jagoan saya yang semakin besar ini. saya bawaannya bete aja kalo ditelponin mami, papi, mas, atau mbak viva, abisnya pada nyeritain si levi ini. sedangkan saya ada dimana ?! saya bener-bener engga nemenin levi tumbuh besar. yaaaa apalagi kalo bukan perkara saya kuliah di jemb**.

akhir-akhir ini saya jarang banget bisa pulang. bukan perkara ga kangen rumah tapi perkara klinik tuh. maunya pulang tapi bayang-bayang requirement yang belum saya sentuh bikin keder juga. antara mau cuek bebek tetep pulang sekalipun ntar keteteran kerja klinik atau tetep di jember tapi jarang ketemu keluarga. itu pilihan yang sulit saudara! sangat sulit. semacam sempak nyelip di silit, bikin ga nyaman. *opo iki*

akhirnya saya pulang juga kemaren setelah 2,5 bulan engga meninggalkan jember. sekitar pertengahan april, itupun gara-gara putaran kliniknya kelar. jadinya saya bisa AGAK SEDIKIT santai dan mengisi waktu dengan pulang. dan saya semangat sekali pulang kali ini, karena saya mau ngucapin selamat ulang tahun ke levi yang ke dua tahun. saya melewatkan birthday partynya. padahal ada banyak kue disana :'(

saya ketemu levi dan levi sudah sangaaaat lancar berbicara! bahkan suka niruin gaya mami bicara. he called me MIMA. dan itu tidak berubah sejak pertama kali bisa ngomong. hobinya lari kesana-kesini kaya bola bekel dipantulin ke tembok. suka nyanyi sambil joget-joget absurd, padahal dua tahun lalu wujudnya masih bayi mungil yang engga bisa ngapa-ngapain kecuali mewek, nenen, pup dan kentut ...

2 tahun yang lalu

1,5 tahun yang lalu


1 tahun yang lalu


1 tahun yang lalu. besaran poku lo badannya --"

dan sekarang levi adalah jagoannya ngambek, ngadu, dan teriak kenceng banget ngatain saya. kalo saya engga mau nurutin maunya dia semacam nyalain kran air. "AAAAHHHH, MIMAAAA JEYEEEEK!". dan dia akan langsung memegang leher saya karena dia tau banget saya geli kalo dipegang leher. tapi teriakannya lucu banget! saya makin jadi aja ngegodain dia. abisnya tengil banget jadi bocah --" dan inilah LEVI diusianya yang ke dua ..




super tengil face !! GEMES pengen NABOK levi sayang :p
unyuk banget sekarang. kalo di foto sudah jago bergaya dia. walaupun gayanya acak adut. ngangenin banget deh monster kecil yang satu ini. dan setiap saya ketemu dia, yang ditanyain tetep 1 ini aja dan ga pernah berubah "itu di gigi mima ada apanya? kabel?" masak bracket saya dikata kabel sama levi. saya cuma nyengir kuda aja. ini bocah susah banget dicium dan digendong! jadi kalo saya kangen banget sama levi dan pengen nyium, bakal saya angkat dan saya cium paksa sampe mewek. hahahahaha.





betapa TAMPAK akurnya saya dan levi. haha. 
bersyukuuuuur punya keponakan yang nakalnya membabibuta, yang tengilnya selangit dan ngelamaknya tingkat dewa. semoga tumbuh besar menjadi anak yang lucu dan NURUT. mima sayang levi :*

Thursday, 3 May 2012

Liburan Indie


Saat ku berjalan tanpa ragu tanpa bimbang
Takkan ku lepaskan engkau dari genggaman tanganku
Melepas lelah pergi jauh kembali lagi
Bersamamu selalu tak ingin berakhir waktuku

Menikmati pagi sore dan malam
Secangkir kopi panas santai tanpa batas
Lalu ada sir dandy bernyanyi
Maka kembali lagi musik indie di tv

Menikmati pagi sore dan malam
Jimmy buluk siaran otong koil twitteran
Lalu ada kabar trio lestari
Akan tampil di … kami pun hampiri

Menikmati pagi sore dan malam
Ditemani lagu efek rumah kaca
Lalu ada barry likumahuwa
Di majalah ternama kami turut bangga

Menikmati pagi sore dan malam
… SID berjuang
Lalu ada gigi anji tohpati
… dan RAN terus berlari

Tiba-tiba panggilan kerjaan tak bisa diabaikan
Kami harus lakukan kembali


lagu endahNrhesa yang ini kece banget (dan yang lain juga kece semua sebenernya). di lagu ini, mereka menyebutkan banyak musisi yang kualitasnya engga main-main. saya pertama kali denger lagu Liburan Indie ini di acara Radioshow TV-one. awalnya agak engga meaning. kok yang disebutin itu nama-nama musisi gitu. lagu apalah ini. eh tau-tau sekarang semacam kegirangan denger lagu ini. saya kena karma. *ahh lebay!
dan kemaren sempet iseng-iseng nyari beberapa nama yang muncul di lagu ini dan asing menurut saya. saya tertarik nyari SIR DANDY. dan baru liat pidio yutubnya saya langsung jatuh cinta. kocak abis! kerenlah endahNrhesa lagu Liburan Indie !!


Sunday, 29 April 2012

pendatang di klinik yang bikin rusuh

kami adalah : 
KO ASS 2008 yang banyak dipergunjingkan dimana-mana.

tugas kami adalah : 
mengusir kebahagiaan kakak-kakak yang udah masuk klinik duluan. karena selain kita ga bisa apa-apa dan berujung merepotkan mereka, kita hanya menuh-menuin dental chair aja.
untungnya kakak-kakak ini ga nyimpen golok di balik jas kliniknya. 

tujuan kami adalah :
cepat lulus agar bisa membahagiakan orang tua yang setiap bulan dimintain kiriman tanpa ampun. sebulan bahkan bisa sampe tiga bahkan empat kali ngirim. untung yang dikirim duit, bukan santet.

motto kami adalah :
- maju terus pantang mundur
- pasien mutung, kami buntung
- merangkak diawal, berjalan ditengah, dan lumpuh diakhir (ehh, dan berlari diakhir!)

pesan moral yang sering kami dapatkan adalah :
Allah tidak akan pernah memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya. Dokter pembimbing klinik akan memberikan pertanyaan dan pekerjaan melebihi kemampuan mahasiswa Ko Ass nya karena dokter pembimbing bukanlah Allah. 









dan KAMI tidak akan menyerah !
(NB: kalo misalnya nyerah tinggal lambaikan tangan aja ke kamera. #oposeh)


Saturday, 28 April 2012

citra natural - seringai


hey sayang
mengapa engkau cemas?
tak usah menjadi sesuatu yang bukan dirimu.
termakan. terbuai. dengan segala citra emas.
nilai diri, mengapa jadi ragu?
biarkanlah, tak perlu frustasi. tercitra.
kau cantik, apa adanya.
terbuai? cukup percaya diri. tercitra.
kau cantik, apa adanya.
terlena? indah, pancarkan isi.
hey sayang, semua citra di layar kaca.
tak berarti, dibanding tampil natural.
semua ini, terjual, pluralitas tak berharga.
bayang semu dan tidaklah kekal.
ah sudahlah, tak perlu depresi

bersyukurlah buat orang-orang yang selalu bisa menjadi dirinya sendiri dimanapun berada. ditengah keluarga, pacar, teman, sahabat dan siapapun. menurut saya, engga perlu lah menjadi sosok yang baik dan sempurna untuk bisa diterima. cukup kamu yang apa adanya. seperti apa yang dinyanyiin sama seringai. tapi tapi tapi, bukan berarti menjadi diri sendiri yang apa adanya dan terus tidak mau merubah sesuatu yang buruk. boleh berubah, tapi untuk diri sendiri. bukan untuk membuat pencitraan supaya bisa diterima ditengah-tengah siapapun.
terimalah diri sendiri apa adanya. dan nanti orang-orang disekitar akan mengikuti :)

Friday, 13 April 2012

hello goodbye klinik PERIODONSIA

tanggal 9 maret adalah hari pertama menginjakkan kaki di klinik minor pertama saya yaitu klinik PERIODONSIA. mungkin ada beberapa yang masih asing ya ama istilah periodonsia ini. bolehlah tanya omm google sejenak. takutnya kalo saya yang jelasin bukannya malah jelas tapi malah semakin memperkeruh suasana *opo ae seh. periodonsia adalah ilmu tentang jaringan periodontal (gingiva, tulang alveolar, periodontal ligamen, dan sementum) pada keadaan normal maupun patologis, pencegahan, perawatan, pemeliharaan dan perawatan penunjang untuk mempertahankan fungsi optimal dari sistem stomatognatik. perawatan yang dilakukan di klinik perio ini adalah scaling dan bedah minor.

di hari pertama masuk, semua mahasiswa mengikuti pengarahan yang diberikan oleh Kabag. Klinik Periodonsia yaitu drg. Depi Praharani, M. Kes. suasana cukup menengangkan karena beliau ini terkenal sangat-sangat disiplin. tidak hanya kepada mahasiswa profesi, sama teman sejawat (dosen pembimbing klinik) juga semacam raja tega. kurang suka ama mahasiswa yang datang terlambat. kalo kita janjian sama beliau, telat 5 menit aja, langsung ditinggal dan dicampakkan. selain pengarahan, di hari pertama itu juga langsung penunjukkan koordinator mahasiswa yang dimenangkan oleh MAS YUDHA. hahaha. koplak bener dah.

mas YUDHA tuh yang ditengah. walaupun dia koordinator, sumpah selebor abis!
sukanya ngajakin anak-anak ngopi (-,-)"

yang lain nyatet pengarahan di buku, saya ditangan! gara-gara ga  bawa buku sama sekali.
saya merasa gagal menjadi dokter muda di klinik perio :(

setiap dosen punya ciri khas sendiri-sendiri dalam menangani mahasiswa dan dosen-dosen perio terkenal sangat disiplin. selain itu, dosen perio sangat mencintai textbook karangan Carranza. textbook itu semacam bacaan wajib bagi kami. bahkan sebagian dari beliau ini terkadang sampai hafal halaman dari Carranza. misalnya kita disuruh nyari bab tentang kontrol periodik gitu, beliau bakal bilang "sana baca Carranza. halaman 487". saya cuma gedek-gedek aja. haha. selain beliau, dosen-dosen perio yang lainnya ada :

drg. Peni Pujiastuti, M.Kes
drg. Happy Harmono, M.Kes
drg. Melok Aris Wahyu, M.Kes, Sp. Perio
drg. Desi Sandra Sari, M.D.Sc
drg. Tantin Ermawati, M.Kes
Dr. drg. IDA Susilawati, M.Kes
drg. Yuliana MD. Arina, M.Kes

ada perbedaan requirement antara mahasiswa profesi angkatan saya dan angkatan diatas saya. karena kurikulum kita beda. untuk angkatan kakak-kakak itu requirementnya 2 pasien non bedah, 1 pasien bedah, dan 6 materi diskusi. untuk angkatan saya requirementnya agak menakjubkan ini, 5 pasien non bedah, 1 pasien bedah, dan 3 materi diskusi. kakak-kakak kenyang diskusi, kita-kita kenyang tindakan. dan yang jelas kerja pasien itu jauh lebih melelahkan daripada diskusi. ehh tapi ga juga sih, diskusi kan harus belajar juga. gatau deh. haha. 

yah semacam inilah suasana klinik periodonsia. tapi ini di hari terakhir, pasien udah abis.
kalo minggu pertama mah jangan harap sedamai ini! serupa pasar.

ini mas krisna yang lagi nungguin waktu-waktu pembantaian (diskusi).
jagoan bikin drg. Depi ketawa ya mas krisna ini wes.

boleh dibilang klinik periodonsia ini klinik minor ala mayor. kliniknya boleh minor, tapi tekanannya serupa dengan klinik mayor. teriakan melengking jarang sih ada, tapi kalo masalah diomelin mah semua mahasiswa profesi PASTI merasakan. salah menentukan daerah inflamasi, salah ngisi kartu status, dan kesalahan-kesalahan yang lainnya. 

ini waktu saya bedah minor operculectomy tanggal 5 april 2012. deg-degannya banget.
ditemani dua ass. op : adelina koyumi dan arum :) terimakasih :* 

di klinik periodonsia ini ga kasih kesempatan mahasiswanya untuk sekedar nganggur satu sesi aja. jangan harap deh kalo pasien ga bisa dateng terus kita bisa duduk-duduk di bangku tunggu. semua yang berhubungan dengan pelanggaran dan pengangguran akan berakhir pada hukuman. hukuman yang paling populer adalah translate jurnal dan hukuman populer tingkat dua adalah tambah pasien bagi mahasiswa yang ngerjain pasiennya melebihi waktu yang udah disediakan. bayangin aja, ngerjain pasien yang ini aja ga kelar malah nambah pasien buat dikerjain. bingung-bingung dah tu mahasiswa kalo udah kepentok semacam itu. dilematis. 
saya yang lagi minta tanda tangan absen ke drg. Melok. Beliau ini baiknya subhanallah deh :)

sekalipun di perio itu diharamkan untuk menjadi kaum-kaum pengangguran, ga semua mahasiswa bisa mematuhi peraturan itu. banyak faktor yang bisa bikin mahasiswa itu jadi pengangguran. biasanya sih gara-gara belum dapet pasien, kadang sekalinya ada pasien, pasiennya yang ngebatalin kunjungan, dan ada juga faktor tak terduga yaitu dosen pembimbing kita yang engga dateng dan kita engga boleh acc pekerjaan ke dosen lain. dan yang lebih mengenaskan adalah disaat kita engga bisa kerja gara-gara engga kebagian dental chair. hahaha. mau berbuat apa kalo sudah semacam itu?! jadilah kami pengangguran. jadilah kami penerjemah jurnal perio internasional. 

sekalipun jadi koordinator, orang yang paling sering menjadi pengangguran adalah mas yudha.
hobinya tidur di dental chair padahal yang lain pada pusing mikirin pasien.

kakak-kakakku ini juga sedang menjadi pengangguran karena dosen pembimbingnya sedang absen.
akhirnya mereka ga bisa diskusi deh :( goodluck kakak-kakak :*



bolehlah foto-foto dikit. kesempatan langka ini bisa foto-foto di klinik perio :) 



ini angkatan 2008 yang menghuni klinik periodonsia putaran  8 maret  - 11 april 2012

cari pasien selama klinik perio ini sebenernya gampang banget kalo dibandingkan dengan klinik-klinik yang lainnya. yang susah itu cari pasien bedah minornya. saya cari pasien non bedah itu rata-rata dapet dari temen. terus dapet pasien, nah temen pasien saya juga mau jadi pasien saya juga. kan enak sih perawatannya, cuma dibersihkan karang giginya sama di edukasi mengenai cara membersihkan gigi yang baik dan benar. jadi ya pasiennya ga akan ribet nolak. beda ama klinik bedah mulut, udah pasti banyak yang nolak daripada yang mau. hahahaha. 

pasien-pasien klinik perio saya pada baik-baik dan kooperatif. seneng kalo pasiennya punya motivasi sendiri buat dibersihkan karang giginya. yang agak susah mah kalo tidak ada motivasi dari diri sendiri. kita akan lebih sibuk merayu pasien daripada merawat pasien. hahaha. setelah merawat pasien selesai, kita diwajibkan buat diskusi kasus bersama dosen pembimbing. sebenernya ini adalah sesi yang paling menegangkan. siap-siap dikeluarkan perkara kita ga bisa jawab pertanyaan dosen pembimbing :( tiga kali pertanyaan tidak terjawab, OUT! belajar sejenak dengan perasaan yang carut marut. yang jelas sih banyak ga bisa konsentrasinya. 

mas tegar, mas krisna, ama mbak eqi yang lagi nunggu diskusi ama drg. Depi.
pada belajar serius gitu semuanya. hahaha.

seringkali saya engga habis pikir sama pertanyaan-pertanyaan yang terlontar pada saat diskusi. terkadang itu semacam diluar kemampuan kami buat menjawab. antara kami yang bodoh apa karena pertanyaannya yang terlalu spektakuler. kayanya sih karena kami yang sering mengalami korslet sejenak disaat sedang berdiskusi saking tegangnya. hahaha. Allah tidak akan memberikan cobaan melampaui batas kemampuan umatnya, namun dosen pembimbing sering kali memberikan pertanyaan melampaui batas kemampuan berpikir mahasiswanya. 


saya memberanikan diri ngajakin drg. Depi foto. dan akhirnya beliau yang ngajakin dosen lainnya buat ikutan foto bareng sama angkatan kami :)

alhamdulillah saya lulus klinik periodonsia. dan saya jadi sayang banget sama drg. Depi Praharani, M. Kes soalnya beliau yang selalu bikin saya semangat dengan omelan, bentakan, senyuman, dan terkadang guyonan beliau. goodbye periodonsia, welcome ORAL MEDICINE :)

Friday, 23 March 2012

wisuda


Tanggal 17 Maret 2012 adalah hari wisuda saya dan 59 teman-teman FKG angkatan 2008 lainnya. Terdengar sangat menyenangkan sekali dan sangat keren. Ini adalah hari yang ditunggu-tunggu semua umat yang menyandang gelar pekerjaan di KTP : MAHASISWA. Mantap bukan main deh rasanya wisuda itu. Dan yang jelas, ada rasa bangga yang nyelip diantara semua perasaan carut-marutnya sebagai mahasiswa.”BISA JUGA YA LULUS, NYENENGIN ORANG TUA DIKIT :) Temen-temen SMA pada tanya:



“ Kamu udah wisuda mak?! berarti sudah selesai dong kuliahnya?!”
 “Enak ya 3,5 tahun, maen udahan aja kuliahnya”
“Sudah selesai dong tanggungannya?!”


Iya, bener semua kok pernyataannya itu. Ga ada yang salah. Memang saya sudah selesai kuliahnya. Memang saya hanya kuliah selama 3,5 tahun. Yang agak salah adalah masalah tanggungan. Memang tanggungan kuliah saya sudah selesai, tapi tanggungan KLINIK sedang menghadang langkah saya dan teman-teman saya yang merasakan bahagianya wisuda. Klinik ini jauh lebih mengerikan dari rumah-rumah hantu di seluruh penjuru dunia. Bukan bangunannya ya yang bikin serem, tapi intrukturnya alias Dosen Pembimbing Klinik nya itu yang bikin merinding.






Rasa senengnya wisuda itu cuma kepalsuan belaka. 48 jam setelah wisuda kita sudah dipusingkan dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar dari sekedar kuliah. Saya akan menjalani masa-masa menjadi dokter muda yang merupakan santapan nikmat dokter-dokter tua #ehh. Dokter-dokter senior aja lebih terdengar kece :)




Jadilah kami ini menjalani masa nerakanya sebelum menyandang gelar dokter gigi. Masa-masa pendidikan profesi. Semoga bisa menyelesaikan semuanya tepat waktu, AMIIIN !! Biar mami ama papi ga usah nunggu lama-lama nunggu buat ngawinin saya #ehh. Mau kawin ama sapa coba ?! hahahaha 

Friday, 16 March 2012

PERNAH !

Pernahkah kesedihanmu dibarter secara utuh dengan kesenangan? Pernahkah kebencianmu akan sesuatu memudar karena dihapus perlahan tanpa bekas? Pernahkah keraguanmu yang abu-abu dihitamkan dengan nyata menjadi suatu garis tegas? Pernahkah mimpi burukmu diusir dan terganti sempurna menjadi nyata yang indah? Pernahkah bayangan seram yang kamu takutkan berubah menjadi bayangan lucu yang kamu sukai?

Pernahkah kamu menemukan sosok yang bisa tertawa dibawah payung sedihnya? Pernahkah kamu menemukan sosok yang kelaparan namun rela memberikan rotinya untukmu? Pernahkah kamu menemukan sosok yang selalu mengangkatmu sekalipun orang disekitarmu menjatuhkanmu? Pernahkah kamu melihat orang yang sedang terluka namun sibuk membalut luka kecil yang membuatmu menangis?

SAYA PERNAH !



Saya memanggilnya Mbak Adel. Nama lengkapnya Adelina Koyumi. Bukan perkara dia lebih tua dari saya lantas memanggilnya dengan sebutan ”mbak”. Tapi karena kedewasaan yang menyertai sosoknya. Dia cantik, tapi tidak lantas merasa lebih dengan kecantikannya. Dia cerdas, namun pemikirannya jauh dari kata menggurui. Istimewa? Iya, sangat istimewa. Beruntung saya mengenalnya dan bisa bersahabat dengannya. Segala kekurangan saya tidak menjadi sesuatu yang dipandang, dia anggap transparan, tidak ada. Dan kelemahan saya disokong kuat oleh bijaksananya. Tangisan saya dirubahnya menjadi semacam cerpen dengan durasi baca 15 detik. Pendek. Segera berakhir.






Tidak pernah ada ketakutan untuk bercerita tentang semua hal yang membuat saya senang, sedih, bahagia, menangis, bahkan tertawa sendiri. Tidak pernah ada keraguan untuk mengganggunya dengan tangisan diujung telepon saat liburan panjang datang. Tidak pernah ada malu untuk mengakui kesalahan-kesalahan yang pernah saya lakukan. Tidak pernah ada kata tidak disaat kata tolong terucap dari bibir saya. iya, dia, Adelina Koyumi.



Sesempurna apapun mbak adel, dia hanya manusia biasa ciptaan Tuhan yang tak luput dari kekurangan. Tidak ada yang sempurna. Kekurangan yang mencolok dan sama dengan kekurangan saya adalah PELUPA! Sangat-sangat pelupa tingkat dewa. Berubah menjadi sejenis makhluk galau saat orang bertanya mengenai kunci, kontak, dan sejenisnya. Dan terkadang, dibalik kecerdasannya, tersembunyi kelemotan yang luar biasa. Suka telmi gitu deh mbak Adel ini.

Banyak cerita pertemanan saya dengan Mbak Adel. Banyak sekali cerita kocak yang jika diingat akan membuat kami tertawa terbahak-bahak. Karena banyak kenangan indah inilah saya tidak akan pernah mau untuk sedikit jauh darinya. Takut kenangannya terhapus oleh jarak. Biarlah saya dekat-dekat mbak adel, toh saya sudah jinak dan tidak rabies.


Terimakasih ya Mbak Adel, sudah mau menjadi sosok yang aku jawab “PERNAH” tadi. Terimakasih :*